Jumat, 12 Oktober 2012


PENTIUM III


Pentium III adalah mikroprosesor generasi keenam buatan Intel yang diluncurkan secara resmi pada tanggal 26 Februari 1999 sebagai penerus prosesor Intel Pentium II. Prosesor berarsitektur 32-bit ini menggunakan mikroarsitektur Intel x86 yang diperluas dengan instruksi RISC seperti Pentium Pro. Adapun sebenarnya prosesor x86 adalah prosesor berinstruksi CISC.
Pada masanya, prosesor ini sempat menempatkan diri sebagai prosesor tercepat sebelum AMD meluncurkan Athlon. Jangkauan kecepatan prosesor ini mulai 40 MHz (empat kali 100 MHz) hingga 1,4 GHz (10,5 kali 133 MHz). Prosesor Pentium III dengan kecepatan 1.400 MHz diluncurkan hampir bersamaan dengan peluncuran prosesor Pentium 4 generasi pertama yang menimbulkan ketimpangan pasar sehingga sempat kalah pamor

Nama
prosesor
Intel Pentium III
Katmai
Coppermine
Tualatin
Peluncuran
Katmai: Februari 1999
Coppermine:
 November 1999
Tualatin:
 Desember 2000
Proses
produksi
Katmai: 250 nm
Coppermine: 180
 nm
Tualatin: 130
 nm
Floating-point
Termasuk (sama dengan Pentium II)
Katmai: 40.500.000 (cache L2 512 KB dalam kartrid)
Coppermine: 28.100.000 (cache L2 256 KB dalam tubuh
 prosesor)
Tualatin: 44.000.000 (cache L2 512 KB dalam tubuh
 prosesor)
Instruksi tambahan
57 instruksi MMX (Multimedia Extension)
70 instruksi
 SSE (Streaming SIMD Extension)
Nomor seri
 prosesor (PSN)
Dukungan
multiprosesor
Tidak (lihat juga Intel Pentium III Xeon)
Manajemen
daya
APM (Advanced Power Management)
ACPI (Advanced Configuration and Power Interface)
Intel SpeedStep (khusus Intel Pentium III Mobile)
Pangsa pasar
Komputer desktop dan mobile
Multiplier
Dinonaktifkan pada prosesor desktop, berubah secara dinamis pada seri prosesor mobile
Jangkauan
kecepatan
Katmai (Slot 1): 450 MHz, 500 MHz, 533B MHz, 550 MHz, 600 MHz, 600B MHz
Coppermine
 (Slot 1): 500E MHz, 533EB MHz, 550E MHz, 600E, 600EB MHz, 650MHz, 700MHz, 750MHz, 800MHz, 800EB MHz, 850MHz, 900MHz, 1000MHz, 1100MHz
Coppermine
 (Soket PGA 370): 600MHz, 677MHz, 733MHz, 866MHz, 933MHz;
Tualatin
 (Soket PGA 370): 1.133MHz, 1.133S MHz, 1.200MHz, 1.266MHz, 1.266S MHz, 1.333MHz, 1.400S MHz
Bus sisi
depan (FSB)
Katmai: 100MHz
Katmai B: 133MHz
Coppermine: 133MHz
Coppermine E: 100MHz
Coppermine EB: 133MHz
Tualatin: 133MHz
Tualatin S: 133MHz
Cache L1
32 KB (16 KB cache instruksi, 16 KB cache data)
Jenis cacheL1
Inklusif
Cache L2
Katmai: 512 KB, pada kartrid, kecepatan terbatas
Coppermine: 256 KB, dalam tubuh, kecepatan penuh
Tualatin: 512 KB, dalam tubuh, kecepatan penuh
Jenis cacheL2
Asosiatif
Cache L3
Tidak ada
4 GB
Rumpun
Register
internal
32-bit
Data bus
eksternal
Sistem bus ECC 64-bit
Cache L2 64-bit dengan bus ECC opsional
Bus memori
36-bit
Dudukan
prosesor
PGA (Pin-Grid Array)
FC-PGA (Flip-Chip Pin-Grid Array)
FC-PGA 2 (revisi kedua)
Sambungan ke
papan induk
SECC 2 (Single-Edge Contact Cartridge revisi kedua) 242 pin, dikenal dengan sebutan Slot 1
Soket PGA 370 untuk dudukan prosesor PGA, FC-PGA, dan FC-PGA 2




Pentium III Katmai, generasi awal.
Pentium III menggunakan slot (dikenal sebagai Slot 1) sebagai sarana penyambung dengan papan induk, sama dengan Pentium II sebelum akhirnya berubah menggunakan soket dengan 370 pin (dikenal sebagai soket PGA 370). Prosesor ini awalnya berjalan pada bus berkecepatan 100 MHz sebelum ditingkatkan menjadi 133 MHz.
Prosesor ini sempat berevolusi beberapa kali sebelum akhirnya digantikan oleh Pentium 4. Evolusinya dapat dijabarkan sebagai berikut.

             Katmai (generasi awal). Prosesor ini masih menggunakan bus berkecepatan 100 MHz yang dibangun menggunakan teknik pabrikasi 250 nm. Adapun kecepatan cache prosesor setengah kali lipat dari kecepatan prosesor, misalnya apabila prosesor berjalan pada kecepatan 500 MHz, maka kecepatancache prosesor tersebut adalah 250 MHz. Cache yang digunakan adalah SRAM berkapasitas 512 KB.
             Coppermine (generasi kedua). Prosesor ini mulai menggunakan bus berkecepatan 133 MHz walaupun masih ada yang masih berkecepatan 100 MHz. Peningkatan yang paling menonjol pada generasi ini adalah pada kecepatan cache yang setara dengan kecepatan prosesor, meski ukurannya dipotong menjadi setengahnya. Prosesor ini tersedia dalam desain Slot 1 maupun soket PGA 370.
             Tualatin (generasi ketiga). Prosesor ini dibangun memakai teknologi pabrikasi 180 nm dan sudah menggunakan kecepatan bus 133 MHz.



Kemasan penjualan Pentium III.


Pentium III generasi kedua, Coppermine.
Pentium III memang hanya diluncurkan untuk komputer desktop dan mobile. Untuk mengatasi kebutuhan komputer server maupun workstation, Intelmenyiasatinya dengan meluncurkan Pentium III Xeon. Semua prosesor tersebut mempunyai fitur-fitur antara lain:
             Dukungan terhadap instruksi MMX (Multimedia Extension) dan SSE (Streaming SIMD Extension). Dengan menggunakan dua instruksi tersebut, Pentium III dapat menjalankan aplikasi multimedia dan penyuntingan video lebih gegas daripada prosesor yang tidak dilengkapi dengan SSE.
             Seperti Pentium II, generasi pertama dari prosesor ini menggunakan antarmuka Dual Independent Bus (DIB) yang memisahkan antara bus prosesordengan cache serta bus prosesor dengan bus memori. Inilah sebab mengapa kecepatan cache memorinya setengah dari kecepatan prosesor. Generasi kedua dan ketiga dari prosesor ini telah meningkatkan performa DIB yang digunakannya sehingga cache prosesornya menjadi setara dengan kecepatan prosesor.
             Meski kontroversial karena masalah privasi, prosesor ini memiliki fitur nomor seri prosesor yang mampu mengidentifikasi nomor seri dari prosesor yang digunakan. Sebenarnya, fitur ini lebih ditujukan bagi mereka yang berada dalam lingkungan korporat dengan tujuan untuk memudahkan mereka dalam proses audit aset perusahaan.
Karena menggunakan kecepatan bus yang lebih tinggi, maka Pentium III tidaklah serta-merta dapat langsung didukung oleh papan induk yang mendukungPentium II. Papan induk dengan chipset Intel 430 untuk Pentium II tidak dapat bekerja dengan Pentium III secara langsung, kecuali dengan melakukan proses pembaharuan BIOS. Adapun papan induk dengan chipset Intel 440BX, 440ZX, 440LX, dan Intel 820 sudah mendukung prosesor ini sepenuhnya.
Prosesor ini dapat bekerja berdampingan dengan memori SDRAM PC-100, SDRAM PC-133, RDRAM PC-600, RDRAM PC-700, RDRAM PC-800,DDR-SDRAM PC-1600, DDR-SDRAM PC-2100 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya), dan Virtual Channel SDRAM (VC-SDRAM) PC-133 (hanya segelintir chipset yang menyertakannya).

http://bits.wikimedia.org/static-1.20wmf12/skins/common/images/magnify-clip.png

Jumat, 05 Oktober 2012

Personal Information Management

Deskripsi
Tidak bisa kita pungkiri lebih dari kegiatan pribadi dan profesional kita masuk ke dunia internet, menciptakan nilai-nilai secara khusus dan berkembang, hampir setiap foto, dokumen,berita baru, jurnal, artikel, album musik, kita akses dan simpan dalam bentuk digital.


PIM adalah salah satu teknologi penyimpanan, pengelolaan dan berbagi baik itu foto, artikel, jurnal, berita baru dan lainya dengan praktis yang dapat digunakan oleh komunitas belajar, Dalam hal ini William J dan Harry B (2005) menjelaskan, Personal Information Management mengacu baik praktek dan studi tentang kegiatan orang melakukan dalam rangka untuk memperoleh, mengatur, memelihara dan mengambil informasi untuk penggunaan sehari-hari.

Item ataukomponen PIM :
PIM merupakan sistem informasi berbasis web yang memberikan informasi kepada individu. Ada 4 macam informasi yang dimaksud :
1. Informasi pribadi seperti data riwayat medis dan performa tubuh individu di saat ini (denyut jantung, tekanan darah, keadaan paru-paru,dll).
2. Informasi terkait preferensi seperti jenis buku favorit, jenis musik favorit, dan jenis makanan favorit.
3. Informasi terkait kenyamanan seperti history pemakaian pakaian, kecocokan pakaian yang kita pakai dengan acara yang akan dihadiri. Selain itu, PIM juga menyediakan informasi tentang cuaca hari ini di tempat tertentu.
4. Informasi terkait keselamatan seperti apakah tempat wisata yang akan kita kunjungi termasuk tempat yang kena travel warning, history bencana alam di suatu tempat, dan pemberitahuan jika terjadi bencana alam di tempat yang kita sedang kunjungi.

Proses kerja
Proses kerja PIM ini mudah misal seseorang dalam komunitas belajar kesehatan, bila ada informasi tentang kesehatan, pengguna bisa langsung membagikanya via fasiltas share ke jejaring sosial yang sudah menjadi media kolaborasi komunitas tersebut atau disimpan untuk nanti dibagikan dalam repositori komunitas belajar tersebut, pada dasarnya dengan adanya PIM ini diharapkan adanya efektivitas dalam berbagi informasi atau pengetahuan dalam mencapai tujuan belajar yaitu perubahan perilaku, baik dari segi pengetahuan, sikap dan keterampilan sebagai hasil interaksi komunitas belajar itu dengan lingkungan pembelajaran yang mendukung terhadap proses belajar tersebut.

Kelemahan
Dapat memberikan dampak bagi lingkungan sosial seperti pengurangan tenaga kerja, sehingga dapat menambah angka pengangguran. Selain itu dengan adanya SIM tersebut membuat ketergantungan manusia terhadap SIM tersebut,, sehimgga mengesampingkan rasionalitas manusia itu sendiri.

Jaringan dan Komunikasi

  
DESKRIPSI JARINGAN DAN KOMUNIKASI :
Jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi(peramban web).
Tujuan dari jaringan komputer adalah [1]. Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. [2]: Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya.

      Klasifikasi jaringan komputer terbagi menjadi :
1.Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).

2.Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung(Peer-to-peer).

3.Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
1. Topologi bus
2. Topologi bintang
3. Topologi cincin
4. Topologi mesh
5. Topologi pohon
6. Topologi linier

4.Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
1. Jaringan terpusat
2. Jaringan terdistribusi

5. Berdasarkan media transmisi data
1. Jaringan Berkabel (Wired Network)Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan.[9] Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyallistrik antar komputer jaringan.[9]
2. Jaringan nirkabel(Wi-Fi) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik.[9] Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

Item Jaringan Komputer:
Kartu jaringan
(Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer
Connector RJ 45
Konektor standar untuk kabel Ethernet Cat 5 yang berfungsi sebagai Penghubung suatu perangkat dengan perangkat lainnya dalam sebuah jaringan.

Proses Kerja Jaringan :
Prinsip kerjanya, pertama-tama sender mengirim sinyal informasi menuju receiver melalui protokol encode yang mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog kemudian sinyal melalui media transmisi dan melalui protokol kedua di decode kembali menjadi sinyal digital sebelum masuk ke receiver.

Kelemahan tersebut antara lain :
• Ancaman virus Salah satu masalah dalam dunia internet adalah ancaman virus yang selalu berkembang seiring perkembangan dunia komputer maupun perkembangan internet itu sendiri. Berbagai virus telah berkembang dan penyebarannya pun bervariatif, khususnya menyebar lewat jaringan global internet, baik lewat e-mail maupun file-file yang di download.
• Ketergantungan pada jaringan telepon, satelit dan Internet Service Provider Fasilitas jaringan telepon, bahkan satelit serta ISP menjadi sangat berpengaruh terhadap biaya pemakaian internet. Apabila anda akses internet dial-up, maka kenaikan tarif pulsa telepon dan ISP menjadi pengaruh yang cukup kuat terhadap akses internet. Selain itu saluran telepon di Indonesia masih relatif lambat, yang pada gilirannya akan berpengaruh terhadap waktu akses internet dan biaya akan lebih mahal. Di samping itu terbatasnya bandwitdh sistem transmisi yang disediakan ISP dan banyaknya pelanggan yang akses internet dalam waktu bersamaan akan mempengaruhi akses internet.

INFRASTRUKTUR INFORMASI PERANGKAT KERAS (HARDWARE)


• DESKRIPSI CPU (CENTRAL PROCESSING UNIT)
CPU (Central Processing Unit) adalah seperangkat sistem hardware komputer yang terdiri dari beberapa device didalamnya yaitu: Mainboard, Processor, Memory (RAM), Virtual Graphic Adapter (VGA), Hardisk (HDD), POWER SUPPLY, ROM, Input Devices dan Output Devices, yang semuanya bekerja secara harmonis untuk tujuan tertentu sesuai dengan perintah yang dimasukkan. CPU berfungsi menjalankan instruksi yang memberitahukan bagaimana computer bekerja. Komponen umum CPU adalah processor, memory, adapter cards, ports, drive bays, dan power supply.



• ITEM – ITEM CPU
Item-item yang terdapat didalam CPU diantaranya sudah disebutkan diatas. Sedangkan pengklasifikasian CPU didasarkan atas beberapa kriteria, diantaranya adalah:Klasifikasi menurut sistem komputer menurut Flynn adalah sbb:
• Single Processor Computer SISD (Single Instruction, Single Data) SIMD (Single Instruction, Multiple Data) • Vector Computer • Array Computer • Pipeline Computer MISD (Multiple Instruction, Single Data) MIMD (Multiple Instruction, Multiple Data) • Multiprocessor • Distributed Computer System

•Dari klasifikasi sistem komputer di atas, yang paling banyak dibicarakan pada program paralel adalah SIMD dan MISD.
• Komputer yang masuk kelas SISD adalah komputer-komputer yang hanya berisi CPU seperti pada arsitektur komputer von Neumann.
• Komputer yang masuk kelas MISD adalah sistem komputer pipeline.
• Pada paralelisme sinkron (Synchronous parallelism) hanya ada satu pengontrol (prosesor khusus yang mengeksekusi program), sedangkan prosesor yang lainnya strukturnya lebih sederhana, dan hanya mengeksekusi command-command dari master prosesor-nya.
• Pada paralelism asinkron (Asynchronous Parallelism) terdapat banyak jalur kontrol, dan setiap prosesor mengeksekusi program sendiri. Diperlukan sinkronisasi pada waktu pertukaran data antara prosesor-prosesor yang bekerja secara asinkron, seperti menggunakan semaphore, monitor, dll.
• Berdasarkan interkoneksi antara prosesor, komputer MIMD dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
 Tightly Coupled System
Komunikasi antar prosesor melalui shared memory, contohnya : Multiprocessor
 Loosely Coupled System
Komunikasi antar prosesor melalui pertukaran pe-san (message passing), contohnya : Multicomputer atau Distributed Computer System. Berdasarkan interkoneksi antar prosesor, komputer SIMD dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Antar Prosesor tidak ada koneksi atau setiap prosesor hanya berhubungan dengan prosesor-prosesor yang ada di sebelahnya
2. Hubungan antara Processor Elements (PEs) melalui jaringan interkoneksi.

Klasifikasi menurut tingkatan prosessor atau jenis processor yang digunakan Menurut jenis processor yang digunakan kebanyakan orang membagi CPU menjadi 2 yaitu AMD dan INTEL
AMD
 Processor AMD membagi CPU menurut tingkatan-tingkatan processornya AMD K-5, AMD K-6, AMD K-7, AMD Athlon, AMD Duron, AMD 64, dll. Yang menentukan juga socket yang digunakannya
 INTEL
Sedangkan processor intel adalah Pentium I, II, III, IV, Celeron, Core 2 Duo, Dual Core, Core i3, Core i5, Core i7, dll

• PROSES KERJA CPU
CPU adalah microprocessor yang mengeksekusi instruksi untuk menjalankan tugas pengolahan; komponennya terdiri dari Control Unit, Arithmetic Logic Unit, Registers, dan primary storage. Control Unit berfungsi mengakses instruksi program, mentafsirkan (decode) instruksi, mengontrol aliran data di computer (jalur aliran data disebut buses). Arithmetic Logic Unit berfungsi melakukan proses komputasi dan komparasi. Register adalah area penyimpanan berkecepatan tinggi, berfungsi menyimpan data dan instruksi. Memory terdiri dari primary storage dan secondary storage.
 Jadi secara sederhana cara kerja komputer dapat digambarkan dengan adanya Input masukan berupa perintah yang masuk melalui input device dan disalurkan melalui bus-bus komputer dan diproses oleh processor dan dikeluarkan melalui output devices.

• KELEMAHAN CPU
Dengan berdasar pemikiran bahwa CPU adalah sebuah alat yang diciptakan oleh manusia maka CPU mempunyai banyak kelemahan diantaranya adalah:
1. CPU tidak dapat bekerja tanpa adanya perintah yang dimasukkan melalui input devices
2. CPU hanya dapat bekerja apabila perintah masukkan benar.
3. CPU hanya dapat mengenali perintah dengan bahasa komputer yang dikenalnya.
4. CPU memiliki keterbatasan kemampuan yang ditentukan oleh faktor hardware pendukung didalamnya. Misalnya CPU dengan processor pentium I tidak dapat menjalankan Game atau Program 3D yang memerlukan kebutuhan hardware graphic adapter dan processor yang tinggi.
 5. CPU hanya dapat bekerja sesuai dengan platform OS yang dikandungnya 6. Dll.